Friday, May 08, 2009

Nepsong

Jangankan manusia, hewan saja punya nepsong (maksudnya nafsu). Siapapun manusianya, pasti ada nafsu di dalamnya. Begitu juga saya, ada nafsu yang berbuncah-buncah dalam diri saya ini. Rasanya sudah tidak tahan dan tidak sabar untuk menyalurkannya. JANGAN NGERES DULU! Saya ini kan, ehm, orang baik-baik, jadi tidak mungkinlah kalau memiliki niat yang macem-macem. Pengen tahu nafsu saya itu? Saya akan ceritakan untuk anda.

Yang ini bukan nafsu yang mengilhami saya untuk menulis di sini, tapi saya anggap perlu untuk dituangkan biar anda juga tahu. Nafsu itu, atau rencana, atau target, adalah ingin bisa membuat lima tulisan dalam blog setiap bulannya. Sayangnya, karena ada nafsu lain yang menggebu-gebu yang akan saya ceritakan nanti, target itu tidak kesampaian. Hanya tiga tulisan yang berhasil saya buat. Gara-gara nafsu liar itulah saya jadi terninabobokan dan abai dengan nafsu saya dalam menulis. Huah… kecewa juga sih. Tapi dikit. Tenang ajaaa…

Sudahlah. Biarkan kejadian itu terlewatkan. Namun demikian saya tidak mau berjanji untuk tidak mengulangi lagi. Bukan masalah keengganan membuat janji, tapi bagi saya, janji adalah sebuah komitmen yang harus ditepati, meskipun terhadap diri sendiri. Tabu buat saya untuk ingkar dengan komitmen. Bila itu yang terjadi, artinya saya satu langkah mundur ke belakang dalam menapaki jalan berliku kehidupan ini. Dengan demikian, kan jadi tidak sampai-sampai langkah saya menuju kehidupan yang lebih berkualitas? Kok rasanya jadi agak berat gini ya?

Apa yang terjadi bila kita ini tidak punya nafsu? Pasti seperti kuda yang ngambek jalan. Nafsu itulah yang menjadi motivasi kita untuk bergerak. Dialah mesin pendorong kehidupan ini. Betul nggak? Ya sudah tidak apa-apa jika anda tidak setuju dengan saya. Saya hargai argumen anda, tapi nggak perlu diperdebatkusirkan di sini kan?

Sekarang saya ceritakan nafsu liar yang memporak-porandakan nafsu saya yang lain. Coba anda bayangkan betapa kuatnya nafsu itu. Saya yang biasanya membuat lima tulisan blog dalam sebulan meskipun kadang-kadang hanya sepenggal-sepenggal dulu, bulan kemarin hanya membuat tiga. Dalam sebulan biasanya saya melahap habis beberapa buku, membacanya sampai tuntas, sekarang tidak satupun, sekali lagi, tidak satupun buku selesai saya baca. Luar biasa! Betapa ampuhnya sebuah nafsu mempengaruhi manusia yang penuh nafsu ini.

Nafsu hebat saya itu adalah membuka sebuah usaha. Bukan keinginan membuka usaha lho. Kalau baru tataran keinginan, itu artinya sama seperti yang dulu-dulu saya lakukan. Hanya berencana dan mengumpulkan ide-ide tanpa ada aksi nyata yang saya kerjakan. Saya harap nafsu saya ini akan terus menjerumuskan sampai saya benar-benar melakukan ACTION. Saya rela kok didorong kuat-kuat oleh nafsu saya ini. Sampai babak-belur sekalipun. Tentu saja saya tidak berdoa supaya jadi babak-belur. Tetapi bila terpaksanya saya harus seperti itu, saya akan hadapi.

Mengapa saya ceritakan semua ini ke anda? Tidak lain adalah agar anda tahu apa yang menjadi obsesi saya. Dengan anda mengerti nafsu saya itu, saya berharap anda juga mendoakan saya untuk menyalurkan nafsu bin merealisasikan apa yang amat sangat membebani secara nikmat pikiran saya itu. Kan katanya dengan makin banyak yang mendoakan, makin mudah jalan kita menuju yang kita inginkan? Bila anda pembaca yang baik, tolong doakan supaya saya berhasil mewujudkan nafsu saya itu. Jika anda pembaca yang jahat sekalipun, cobalah sekali ini menjadi orang baik dengan mendoakan kesuksesan saya. Bila nafsu saya ini terwujud, saya akan undang anda (bila mau tentu saja) untuk ikut mencicipi manisnya buah nafsu saya itu, kalau perlu gratis.

Tidak usah khawatir, buah nafsu saya ini, insyaAllah, halal kok. Cuma sekarang belum bisa saya ceritakan secara detail. Saya janji akan menuliskannya lagi nanti setelah semua itu terwujud. Oh ya, tujuan saya menuliskannya di sini selain mengharapkan doa anda juga agar saya semakin terbebani dan merasa bahwa saya memang harus benar-benar merealisasikan dengan serius. Kan malu bila sudah berkoar-koar seperti ini kemudian tidak ada hasilnya. Orang bilang banyak guntur kurang hujan. Saya ingin seperti ayam betina yang habis bertelur. Tahu kan kelakuan dia setelah bertelur? Dia akan teriak-teriak karena telah berhasil mengeluarkan telur. Kalau saya harus berteriak-teriak, itu saya lakukan karena telah berhasil menelurkan nafsu saya itu. Tetapi mengapa saya teriak-teriaknya sekarang? Tidak lain adalah agar anda tahu nafsu saya itu.

Jadi, siapkah anda berdiri berbaris di belakang saya sambil mendoakan saya? Bagus. Anda memang teman-teman baik saya semua. Terima kasih atas kesediaan anda mau melakukan itu. Apapun jawaban anda, bagi saya anda rela dan senang hati mau melakukan itu.

Dan anda juga jangan heran bila satu tahun ke depan muncul sebuah usaha yang menarik perhatian banyak orang, bukan hanya di Bogor tapi kota-kota lain di Indonesia, dan mungkin juga luar Indonesia. Yakinlah, usaha itulah yang saat ini sedang anda doakan untuk bisa saya wujudkan. Anda boleh menuntut bagian anda atas doa yang sudah anda sumbangkan itu. Ada kompensasi yang akan anda terima nanti.

Ambisius ya? Itulah nepsong, dialah nafsu. Seperti itulah kira-kira bila orang bernafsu. Makanya kadang-kadang nafsu itu seperti orang buta yang ikut lomba lari. Keinginannya luar biasa. Tidak peduli nantinya akan membuat dia kejeblos lobang atau tersangkut akar pohon yang melintang di lintasan lari yang akan dia lewati.

Sayakah orang buta itu? Tidak. Saya tidak ingin menjadi orang buta itu, tapi saya ingin seperti si buta yang ikut lomba lari itu. Maksudnya, saya ingin meskipun buta, ada nafsu besar yang saya miliki, ada semangat yang membakar, motivasi yang tidak pernah padam, sehingga saya tidak pernah berhenti dan tidak akan pernah menyerah. NEVER GIVE UP coy...

Anda sendiri bagaimana? Mau bila tidak memiliki nafsu? Jika mau, matilah anda. Nafsu memang kedengarannya negatif dan liar. Barangkali!

Monday, April 27, 2009

Liar

Saya yakin dalam diri setiap orang selalu ada sisi liar. Meskipun tidak semua orang mau memperlihatkannya. Ada yang secara ekspresif mengakomodirnya, ada juga yang berupaya untuk mencegah keliaran dalam dirinya terlihat. Bagi saya, sifat liar yang salah satu bentuknya berupa hasrat berpetualang menantang bahaya itu perlu disalurkan. Itulah sebabnya, kemarin saya pergi ke Sukabumi untuk arung jeram. Dengan perahu karet saya menyusuri aliran sungai Citarik yang deras.

Sayangnya tantangan yang saya jumpai ketika berarung jeram ternyata tidak mampu meningkatkan adrenalin saya. Saat sudah berada di atas perahu karet dan menyusuri arus sungai rasanya biasa-biasa saja. Sebelum tali perahu dilepas, sempat tegang juga sih melihat arus sungai yang lumayan kencang.

Friday, April 24, 2009

Es Teh Dua Gelas

Salah satu band yang sekarang sering tampil di televisi adalah ST12. ST itu ada singkatannya, tapi saya lupa. Barangkali anda tahu dan terima kasih jika anda mau menginformasikan ke saya. Lalu, apa hubungannya dengan judul di atas? Baca aja terus kaleee….

Hubungannya? Nggak, nggak ada hubungan apa-apa antara ST12 dengan Es Teh Dua Gelas. Saya hanya iseng saja ketika membaca kata ST12. Kok ketika kata itu dibaca, kedengarannya hampir sama dengan es teh dua gelas. Selanjutnya saya pakai saja frasa itu untuk judul tulisan ini. Jika anda menganggap artikel ini tidak berbobot, saya juga menganggap begitu. Memang tulisan ini saya buat sekedar iseng saja. Namun saya sarankan anda terus membacanya, sebab bila tidak, anda akan menyesal nanti. Dijamin.

Kerasa nggak bila belakangan ini hari begitu panas? Maksud saya buat anda yang tinggal di Bogor. Entah apakah di daerah anda juga panasnya sama seperti yang saya rasakan di sini, di Bogor. Pasti akan sangat nikmat bila panas-panas gini minum es teh. Bisa-bisa habis deh dua gelas. Barangkali karena perubahan cuaca yang menyebabkan udaranya seperti di dalam oven. Ataukah mungkin ini merupakan akibat dari pemanasan global? Bisa jadi.

Tuesday, April 14, 2009

Pencuri Mimpi

Bermimpilah, karena dari situ keberhasilan akan datang menghampiri. Dengan bermimpi anda bisa menjadi sebagaimana yang anda inginkan. Apapun. Namun hati-hati, bila anda memiliki mimpi-mimpi yang ingin anda raih, ada pihak lain yang akan mengambil impian anda. Mereka adalah para pencuri mimpi.

Jangan salah sangka bila pencuri mimpi itu selalu orang jahat. Dia bisa merupakan orang-orang jujur yang ada di sekeliling dan anda kenal baik. Mungkin saja mereka adalah sahabat, teman, tetangga, saudara, atau malah orang yang tinggal serumah dengan anda: orangtua, kakak, adik, anak, istri, atau suami. Sikap, perilaku, pikiran, dan perkataan mereka barangkali anda anggap biasa dan setiap hari anda hadapi. Namun bisa jadi anda tidak sadar bahwa anda sedang berhadapan dengan pencuri mimpi.

Mengapa saya menyebut mereka pencuri mimpi? Anda pasti akan menganggap saya sebagai orang yang ‘asbun’ bila saya tidak dapat memberikan penjelasan tentang para pencuri mimpi. Bila memang anda menilai saya ini ngawur, anda boleh mencerca saya sebagai tukang obat kaki lima. Namun jika apa yang saya sampaikan ini benar tetapi anda tetap tidak mau percaya dan akhirnya celaka, itu salah anda sendiri. Sebagai orang Jawa, saya hanya bisa berucap, “Sudah diberitai kok masih menyangkali.”

Sekarang mari kita lihat peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi dalam kehidupan kita. Pernahkan anda punya cita-cita, misalnya ingin jadi pilot, kemudian orangtua anda mengatakan, “Tahu dirilah, sekolah saja ngos-ngosan gitu.”? Atau, anda sangat antusias untuk bisa membeli mobil mewah, tetapi sahabat anda malah bengong sambil memelototkan matanya ke anda. “Mau ngrampok bank lu?” Dia bingung dengan mimpi anda yang tidak masuk akal. Barangkali yang ini, anda nilainya biasa-biasa saja selama ini. Ketika anda sampaikan ambisi anda untuk jadi yang terbaik, semua teman anda tertawa ngakak. Bila anda belum sadar, orang-orang yang sedang anda hadapi itulah para pencuri mimpi.

Seringkali pencuri mimpi ini tidak sadar bahwa dirinya adalah seorang pencuri mimpi orang lain. Yang dia sampaikan bentuknya memang fakta, misalnya bahwa temannya bodoh itu benar, adiknya tidak cantik memang betul, saudaranya miskin semua orang juga tahu. Kadang-kadang bukan fakta tetapi berupa nasihat. Jangan ke sana berbahaya, pulang saja biar tidak celaka, sembunyi aja, jangan dilayani trouble maker seperti itu, usaha yang aman-aman saja, dan masih banyak lagi.

Banyak label yang diberikan oleh para pencuri mimpi ini kepada anda yang tentu saja terlihat positif. Keamanan, rasa sayang, kesehatan, adalah beberapa di antara label-label tersebut. Karena terlihat baik maka dengan tidak sadar anda akan mengikuti apa yang mereka sampaikan sehingga akhirnya apa yang anda impikan akan menguap dan tidak akan pernah terwujud. Anda yang tadinya ingin menyaksikan matahari terbit dari puncak gunung, kemudian membatalkan rencana tersebut karena teman anda mengatakan banyak resiko dalam mendaki gunung. Banyak rencana yang akhirnya tinggal rencana karena munculnya para pencuri mimpi dengan nasehat, fakta, dan opini yang memang benar dan masuk akal.

Saya tidak menyalahkan para pencuri mimpi ini. Saya harap anda juga tidak. Mereka memang benar dengan apa yang mereka sampaikan dan lakukan. Hanya saja, mereka berada di sisi yang berbeda. Seperti mata uang, anda yang memiliki mimpi ada di satu sisi sedangkan pencuri mimpi berada di sisi yang lain. Bila ada orangtua yang memperingatkan anaknya untuk tidak memanjat pohon agar tidak jatuh, itu bukan perbuatan salah. Si anak tidak akan jatuh dari pohon karena tidak naik. Itu dari satu sisi. Tahukah anda satu sisi yang lain? Pasti anak itu kemudian tidak bisa dan tidak berani naik pohon. Lebih parah lagi, tidak heran bila dia mengidap acrophobia (takut dengan ketinggian). Anda yang selalu dipaparkan resiko gagal ketika akan melakukan sesuatu akhirnya akan menderita atychiphobia (takut gagal).

Tentu saja kita tidak boleh durhaka kepada orangtua, memutus tali silaturahim, atau tidak mau bertegur sapa lagi agar mimpi kita menjadi kenyataan. Memang, kita tidak akan bisa menghindari mereka berada di sekeliling mimpi-mimpi kita. Mereka adalah teman, tetangga, saudara, atau keluarga kita. Terus bagaimana menghadapi mereka agar menghasilkan solusi menang-menang, semua pihak merasa senang? Tidak gampang memang tetapi bukan berarti tidak mungkin.

Fokus, merupakan tindakan yang perlu dilakukan untuk mencapai apa yang diinginkan. Kira-kira anda akan sampai ke tujuan tidak ketika anda jalan mata anda ditutup? Fokus adalah mengupayakan sumber daya yang dimiliki untuk tetap tertuju pada sasaran. Boleh para pencuri mimpi ini memberi nasehat, saran, opini dan lain-lain, tetapi selama kita fokus pada mimpi kita, mereka tidak akan dapat merebutnya.

Bertindak. Tidak semua orang berani bertindak. Mereka memiliki ide cemerlang, rencananya bagus-bagus dan brilian, perhitungannya detail dan akurat, namun ketiba tiba saatnya merealisasikan rencana hebatnya itu, mereka tidak bergerak. Keragu-raguan tiba-tiba muncul. Mereka tidak berani action. Ide-ide itu kemudian menjadi impoten. Berani mengambil tindakan inilah yang kelihatan gampang tetapi faktanya banyak orang tidak sanggup disebabkan alasan yang macam-macam. Salah satu penyebabnya adalah yang datang dari pencuri mimpi.

Bila dilihat sebenarnya kunci pertama keberhasilan adalah keberanian mengambil tindakan. Memang, keberanian bukan segala-galanya, tetapi segala-galanya butuh keberanian, termasuk hal yang sepele. Anda bisa cari sendiri contohnya. Boleh anda memiliki ide luar biasa, silakan anda menyusun rencana yang sempurna, matangkan segala persiapan, tetapi selama anda tidak bertindak, semua itu omong kosong. Anda akan menjadi orang yang hanya bisa ngomong dan berencana. Itulah kerjaan seorang pelamun. Seribu langkah tidak akan tercapai bila tidak diawali oleh langkah pertama.

Jangan sampai anda ini menjadi anggota NATO. Bukan, bukan North Atlantic Treaty Organization. Itu sih keren. NATO alias OMDO alias No Action Talking Only alias OMONG DOANG.

Tuesday, March 31, 2009

Bio Magnetic

Baru tahu saya kalau tubuh kita ini ternyata membutuhkan magnet. Dan medan magnet begitu vitalnya sampai-sampai bila kekurangan, berbagai penyakit akan muncul. Selain itu medan magnet sekarang menjadi populer sebagai pengobatan alternatif bagi kesehatan.

Terapi dengan magnet sebenarnya bukan hal baru. Orang Cina kenal magnet untuk pengobatan sudah lama. Mereka menggunakan magnet yang ditempelkan ke bagian-bagian tertentu dari tubuh untuk mengobati penyakit yang diderita. Di Mesir, di jaman Cleopatra, magnet juga sudah digunakan. Ratu Mesir yang terkenal cantik jelita ini menggunakan magnet yang menempel di jidatnya agar tetap cantik dan awet muda.

Sekarang, magnet yang digunakan untuk terapi sudah didesain menjadi bentuk perhiasan. Bentuknya bukan lagi sekedar lempengan atau batangan magnet, tetapi sudah dipadukan menjadi bentuk asesori seperti gelang atau kalung yang dilapisi emas dan berlian. Luar biasa. Siapapun yang memakai akan terlihat sedang mengenakan perhiasan, bukan sedang melakukan terapi. Jadi, bukan hanya terlihat menarik tetapi juga menyehatkan. Anda, terutama cewek, tentu tidak menolak bila harus tampil cantik sekaligus sehat.

Bila ditengok ke belakang, penggunaan magnet sebagai terapi kesehatan dipicu oleh temuan NASA (National Aeronautics and Space Administration) pada para astronautnya yang baru pulang dari luar angkasa. Ketika kembali ke bumi mereka sering mengalami gangguan kesehatan misalnya kepadatan tulang yang berkurang dan emosi yang tidak stabil. Setelah diteliti, penyebabnya adalah kekurangan medan magnet bumi. Pekerjaan yang membuat mereka jauh dari planet bumi mengakibatkan tubuh mereka kekurangan medan magnet bumi. Medan magnet bumi ini sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Itulah sebabnya setelah penemuan itu, setiap antariksawan yang baru kembali dari luar angkasa tidak akan dipulangkan. Mereka dimasukkan dahulu ke dalam ruangan yang bermedan magnet dengan tujuan untuk mengembalikan kondisi tubuh seperti sebelum berangkat.

NASA kemudian menciptakan magnet khusus yang ringan, kecil tapi kekuatannya besar yang dikenal dengan nama neodymium. Magnet neodymium merupakan magnet langka yang salah satu pertambangannya ada di Florida, Amerika. Magnet inilah yang sekarang digunakan sebagai alat terapi yang sudah dikombinasikan dengan logam lain seperti besi, stainless steel, titanium, dan tungsten menjadi bentuk gelang atau kalung.

Magnet neodymium berbeda dengan magnet induksi seperti yang ada di speaker misalnya. Efektivitas neodymium bisa bertahan sampai 15 tahun sedangkan magnet induksi hanya sekitar 3 bulan. Artinya, selama 15 tahun kekuatan magnet masih tetap efektif untuk digunakan terapi sedangkan magnet induksi harus di-charge lagi setiap tiga bulan.

Penggunaan logam lain juga mempengaruhi efektifitas magnet, misalnya titanium. Titanium memiliki sifat tidak menyerap magnet yang ditempelkan dengannya. Berbeda dengan besi yang akan menyerap magnet bila disatukan sehingga lama-kelamaan kekuatan magnet akan habis.

Titanium sendiri merupakan logam yang sering digunakan dalam bidang kedokteran seperti untuk pen penyambung tulang patah, karena logam ini anti karat dan jamur. Dalam industri penerbangan titanium digunakan untuk badan pesawat karena tiga kali lebih kuat dari baja tapi seringan almunium dan juga tahan panas. Dalam bidang olahraga logam ini juga dimanfaatkan karena ringan dan kuat seperti untuk membuat raket dan sepeda balap. Itulah sebabnya dari segi harga dia lebih mahal bila dibandingkan stainless steel.

Terapi magnet pada dasarnya bertujuan melancarkan peredaran darah. Darah yang mengandung zat besi akan berinteraksi dengan magnet bila didekatkan sehingga aliran darah makin lancar. Dengan lancarnya peredaran darah, oksigen, nutrisi, dan unsur-unsur lain yang dibutuhkan tubuh akan semakin efektif beredar ke seluruh tubuh.

Jika kita perhatikan, sebagian besar penyakit diakibatkan tidak lancarnya peredaran darah. Ratusan tahun lalu orang-orang Cina mengenal yang namanya akupuntur/tusuk jarum, totok/pijat refleksi yang tujuannya tentu saja untuk melancarkan peredaran darah. Kemudian muncul terapi akupuntur tetapi yang digunakan lebah yang disengatkan di kepala, tidak lain tujuannya juga memperlancar peredaran darah. Sedot darah kotor menggunakan lintah atau yang sekarang lagi populer dengan metode bekam juga sering dilakukan. Mengapa muncul darah kotor, sudah pasti juga diakibatkan karena peredaran darah yang tidak lancar.

Efek instan yang bisa dibuktikan ketika menggunakan gelang atau kalung bio magnetic adalah bertambahnya energi sampai 40%, peningkatan elastisitas tubuh, dan kemampuan menetralisir radiasi hp. Semua itu semata-mata juga terkait dengan peredaran darah yang semakin efektif, bukan karena mistik atau magic dan secara ilmiah bisa dijelaskan dan dibuktikan.

Saya sendiri sempat terheran-heran dan tidak percaya ketika ditunjukkan kemampuan bio magnetic yang dahsyat itu. Saya juga sempat membuktikan kekuatan pengaruh medan magnet terhadap penambahan energi yang sampai 40% itu di rumah. Caranya adalah dengan mengangkat aqua galon. Ketika belum ada gelang magnet, saya benar-benar tersiksa karena berat ketika harus mengganti galon aqua kosong yang ada di dispenser. Setelah ada gelang bio magnetic, saya coba mengenakannya sebelum mengangkat galon berisi penuh ke dispenser. Hasilnya? Ruarrrr…. biasa. Aneh bin ajaib, begitu ringannya saya mengangkat galon itu. Anda mungkin tidak percaya bila tidak mencobanya sendiri.

Dan tahukah anda kenapa orang dulu atau orang-orang desa jarang sakit, atau kalau sakit juga paling cacingan, tidak macam-macam seperti orang kota atau orang sekarang? Selain gaya hidup dan pola makan yang tidak mboten-mboten, mereka lebih sering berhubungan dengan medan magnet bumi. Orang desa kalau ke sawah kan tidak pernah menggunakan sepatu, kaki mereka langsung menginjak bumi. Rumah mereka masih berlantai tanah dan sering bertelanjang kaki. Sedangkan orang kota, rumahnya sudah keramik, di dalam rumah pakai sandal, ke kantor pakai sepatu, kerjanya di, misalnya, lantai 10 yang makin jauh dari bumi. Tidak heran bila kemudian muncul berbagai macam penyakit yang diakibatkan kekurangan medan magnet. Perlu anda ketahui, ada lima hal yang dibutuhkan oleh tubuh agar kita ini dapat hidup sehat: AIR, OKSIGEN, MAKANAN, OLAHRAGA, dan MEDAN MAGNET.